Warga Keluhkan Dugaan Aktivitas Pengelolaan Limbah di Dekat SDN Baluk, Minta Pemerintah Turun Tangan
Terkini
17 Jul 2026 23:06
•
0 min read
•
67 views
•
By Sudiri
SERANG – Guru dan sejumlah orang tua murid SD Negeri Baluk, Desa Nambo Udik, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, mengaku khawatir dengan keberadaan sebuah lapak yang diduga menjadi lokasi penampungan limbah di samping lingkungan sekolah.
Mereka menilai aktivitas di lokasi tersebut berpotensi mengganggu kenyamanan proses belajar mengajar serta dikhawatirkan berdampak terhadap kesehatan siswa apabila benar terdapat pengelolaan limbah yang tidak sesuai ketentuan.
Seorang guru SDN Baluk yang meminta identitasnya dirahasiakan mengaku kerap mencium bau menyengat yang diduga berasal dari area lapak tersebut.
"Kalau memang di lokasi itu terdapat limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) yang tidak dikelola sesuai prosedur, tentu kami khawatir terhadap dampaknya bagi kesehatan anak-anak. Bau yang tercium terkadang sampai masuk ke ruang kelas," ujarnya, Rabu (15/7/2026) lalu.
Keluhan serupa disampaikan salah seorang wali murid. Ia mengaku beberapa anak pernah mengeluhkan pusing, mual, hingga sesak napas ketika bau menyengat muncul saat kegiatan belajar berlangsung.
"Kalau angin bertiup ke arah sekolah, baunya sangat menyengat. Kami berharap pemerintah memastikan apakah aktivitas di lokasi tersebut aman atau tidak bagi lingkungan sekolah," katanya.
Berdasarkan pantauan di lokasi, tampak tumpukan drum dan material lain berada di dalam area lapak yang dari luar sebagian tertutup tumpukan palet kayu. Namun hingga kini belum ada kepastian mengenai jenis material yang disimpan maupun status perizinan usaha tersebut.
Upaya konfirmasi telah dilakukan kepada pihak yang disebut sebagai pemilik lapak, H. Maryono. Pada Kamis (16/7/2026), yang bersangkutan tidak berada di kantornya.
Keesokan harinya, Jumat (17/7/2026), wartawan kembali berupaya menghubungi H. Maryono melalui sambungan telepon dan pesan WhatsApp, namun panggilan tidak dijawab.
Melalui pesan WhatsApp, H. Maryono membenarkan bahwa lapak tersebut merupakan miliknya bersama anaknya.
"Iya, punya saya sama anak saya," tulisnya singkat.
Saat dimintai penjelasan lebih lanjut terkait aktivitas di lokasi tersebut, H. Maryono meminta agar wartawan menghubungi anaknya, Gunawan yang juga seorang wartawan.
Warga berharap Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Pendidikan, serta aparat penegak hukum segera melakukan pengecekan terhadap aktivitas di lokasi tersebut. Mereka meminta pemerintah memastikan ada atau tidaknya pelanggaran, termasuk terkait aspek perizinan dan dampaknya terhadap lingkungan maupun kesehatan peserta didik.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Serang maupun instansi terkait mengenai dugaan aktivitas pengelolaan limbah di lokasi tersebut.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Related Articles
Recent Articles
•
*Gocil" gabungan ormas Cilegon Usut Tuntas Dugaan Pemalsuan Kontrak CV. Hanin Cahaya Putri Proyek Drainase Rp132 Juta di Tegal Bunder*
•
DPRD Kota Serang Gelar Rapat Paripurna Penyampaian Raperda APBD 2027
•
Antisipasi Paparan Debu Vulkanik Anak Krakatau, AMON Bagikan 750 Masker Gratis kepada Masyarakat
•
Ironi Proyek Paving Jalan di Kotabumi: Papan Imbauan APD Gagah Terpampang, Pekerja Tetap Abaikan K3
•
Pemerintah Provinsi Banten Melalui Bapenda Kembali Menghadirkan Program Diskon Pajak Kendaraan Bermotor
•
Miris Pengerjaan Dreinase Abaikan APD, dan diduga Dinas Terkait Tutup Mata.
•
Miris! Pekerja Paving Jalan di Cilegon Abaikan APD, Abaikan Keselamatan dan Aturan
•
PMII Kota Serang Tolak Wacana Satgas Pembangunan dan Investasi: Jangan Korbankan SMPN 4 Demi Gedung Parkir Terpadu
•
IKBBP dan Yayasan Soekarmini Teken MoU, Perkuat Nasionalisme Generasi Muda
•
SEKDIS DAN KASUBAG UMUM DINDIKBUD BANTEN TAK BERANI TANGGAPI SOAL GUGATAN KETUA ORMAS EKS NAPI
Popular Articles
•
Kinerja Bendahara BOS SMAN 7 Pandeglang Diduga Tidak Profesional, LIN Dorong Inspektorat Turun Tangan
•
Festival Ciomas Ngabring 2026 Meriah, Lebih dari 3.500 Warga Tampilkan Tari Silat Kolosal
•
Proyek APBD Rehabilitasi Ruangan Kelas SDN Ketileng, Disorot Warga Setempat Yang tidak Melibatkan tenaga kerja Lingkungan Setempat.
•
Aktor Senior Umumkan Proyek Film Baru yang Siap Tayang Tahun Ini
•
SIBER NET SELENGGARAKAN SAN-TUNAN YATIM PIATU DI BANTARWANGI, WUJUDKAN KEPEDULIAN SOSIAL